Tampilkan postingan dengan label Sosialita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosialita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Agustus 2012

Hari Raya Idul Fitri 1433 H

Dengan ucapan yang sama :

Takabbalallahu Minna Wa Minkum
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H
Mohon Maaf Lahir & Batin
Semoga kita diberikan umur yang panjang untuk bertemu Bulan Ramadhan berikutnya
Amin Ya Rabbal Alamin

Rabu, 09 Mei 2012

Kurang apa ...?


Jika suatu saat, entah dimana, dirimu dihadapkan sebuah masalah. Dan hanya Tuhan yang sanggup menolong kamu. Apakah dirimu masih menggunakan akal mu untuk menemukan pemecahannya ?

Jika anda menjawab dengan akal, maka alur akal akan sama dengan pernyataan logika matematika (1+1 = 2). Jika dengan menggunakan naluri (hati) mungkin jawabannya berbeda. Dan jawaban itu tidak mungkin sama dengan jawaban yang aku punya.

Apa yang dimiliki manusia adalah sebuah kehendak, ketika diberikan akal maka naluri (hati) juga serta ikut campur, karena manusia takut salah dan selalu membutuhkan kepuasan. Apa yang kurang darimu yang telah diberi segalanya dari sang pencipta ? yang kurang adalah KEPUASAN.

Maka jadilah orang yang selalu puas dengan apa yang kamu miliki (asalkan kamu telah melakukannya dengan keras dan berdoa). 

Semangat Hidup,,, (Catatan ini didedikasikan untuk hari Buruh pada tgl 1 Mei 2012)

Senin, 02 April 2012

April Move


Tak sepantasnya tulisan ini di anggap layak sebagai tulisan, karena tiada nilai sekecil apapun yang di peroleh (red: pesan terselubung). Hanya untuk mengisi kekosongan, atau memulai menulis di awal bulan april ini. Tapi ada yang berkesan di awal bulan ini, yaitu kenaikan BBM tertunda setelah Agen of Change (red: mahasiswa) berhasil untuk menunda kenaikan BBM. Beberapa kejadian (Demonstrasi) yang dilakukan oleh pihak yang menentang kepada pihak pemerintah yang ingin menaikkan harga BBM. tapi karena tidak adanya kejelasan untuk menaikkan, menunda dan yang tidak mungkin adalah menurunkan. Walaupun masih bergejolak hingga sekarang, tapi mudah-mudahan usaha mereka dapat terwujud (amin ya rabbal alamin). Saya adalah bagian dari kaum minoritas yang masih mendukung usaha mereka, yah.. selama mereka memegang idealismenya sepanjang hidupnya (mudah-mudahan).

Hingga tulisan ini saya akhiri, ternyata bulan april ini merupakan awal bulan yang penuh kejutan, dan pemerintah sedang merayakannya, yaitu : APRIL MOVE….!!!

Minggu, 04 Maret 2012

Murahnya BBM

Harapnya Kota Metropilitan, memiliki apa yang akan kita inginkan. Segalanya ada tinggal mencari dan berusaha mewujudkannya. Harapnya negeri kita Indonesia, kekayaan alam melimpah dan sumber daya manusia yang kreatif dan reaktif. Dari sabang-merauke penuh fantasi dan unik, keberadaanya tak pasti.


Mungkin karena pengaruh Bahan Bakar Minyak, yang di singkat BBM sebagai salah satu factor perekonomian kita seperti ini. Tapi saya gariskan bukan karena saya tahu akan kondisi di negeri kita, tapi dengan gambar ini sebagai bukti akan Murahnya Bahan Bakar Manusia. Mungkin pemerintah yakin akan solusi kelangkaan ini, dan mari kita berdoa dan mendukung kelancaran kegiatan yang mereka canangkan. Mudah-mudahan sampai ke tujuan yang sebenarnya dan PASTI.

Sabtu, 05 November 2011

Menyibak Makna "Qurban" di Hari Raya Idul Adha

Musim kemarau berganti, kini telah datang musim penghujan. Kini para petani mulai berbenah, berfikir kembali dan berkutik dengan masalah pertaniannya. Alhamdulillah, syukur pun dipanjatkan atas turunnya hujan saat itu, serasa rasa ini tak cukup puas dengan hanya menatap tetesan air yang jatuh dari langit, tanpa merasakan dinginnya.

Kala itu petang, tampak dunia belahan barat meng-orange. Sungguh ketakjuban yang tak ada bandingannya, kuasa Tuhan tidak perlu kita pertanyakan, di sela awan-awan hitam bagai noda bagi dunia, tapi ketakjuban melebihi apapun, tak peduli seberapa banyak air hujan yang akan turun, kami hambamu wahai Tuhan menerima dengan lapang. Sungguh besar rezki mu kepada kami, tapi apa yang telah kami perbuat di dunia ini, kami mengotorinya dengan beribu jenis sampah yang tak kian ada penyelesaiannya, sungguh kami manusia yang tak puas, kuasamu sungguh engkau tampakkan dengan ulah kami sendiri. Terima kasih Tuhan, rezki-Mu tapi kami kufur.

Di awal musim penghujan ini, pemerintah kami mulai berbenah dengan memperbaiki fasilitas pengairan di tempat tinggal kami, perluasan jalan untuk mengurangi kemacetan. Tapi justru tak ada finishing dari rangkaian program kerja itu. Kemana kami harus mengeluh, jika kami mengeluh, mungkin hanya sebuah kata yang harus kami tahu, The Way is The Way. Kami hanya menunggu harapan dari mereka yang duduk, yang katanya memperjuangkan suara kami yang telah memilihnya. Mudah-mudahan saat itu akan datang jua, yang akan membuat bibir kami tersungging tersenyum. Amin.

Maraknya korupsi di negeri kami, kian hari kian menggemeskan. Pembicaraan itu pun jadi sorotan dari pengayuh tukang becak, tukang ojek, hingga forum yang banyak di siarkan oleh TV Swasta, untuk menaikkan rating, atau popularitas dan segala macamnya. Tapi tidak bagi pemulung, pengemis, dan pengamen dan masih banyak lagi yang belum tersebutkan namanya, mereka tetap menikmati hidup mereka dengan profesi masing-masing, menunggu rezki dari uluran tangan yang akan berbelas kasih kepada mereka. Tapi akankah ditengah  belenggu korupsi yang makin marak.

Tapi curhatku, tak cukup sampai ujung dari tulisan ini, hingga ajal pun jemari ku tetap akan menulis, hingga tangan ini habis oleh gesekan keyboard ini...

Slmat menikmati tulisan ini. Peace, love & respect..!!

Senin, 29 Agustus 2011

Efek Rumah Kaca Pada Bulan Ramadhan


Hari ini terasa panasnya, dibandingkan hari biasanya, mungkin tidak ada kegiatan yang dilakukan hari ini, hanya duduk menatap layar persegi dari monitor komputer pemilik Warnet. Untuk menghilangkan kejenuhan pun tak ada, setelah sampai dirumah sejak malam tadi, hanya duduk dan duduk lagi di depan televisi, menanti acara dan talk show favorit salah satu siaran TV swasta Indonesia.
Sampai saat ini, menjelang berbuka pun hanya bunyi nyanyian yang terdengar dari Komputer. Seraya mendengarnya, Aku pun menyempatkan untuk menghibur diri dengan menulis tulisan ini, walaupun kesannya hanya blak-blakan isinya, yah minimal jadi tempat mengumpat apapun dan mengeluarkan isi kepala yang sudah lama ingin keluar.
Oh iya, Ramadhan tahun ini terasa panas, bukan karena Matahari yang makin mendekat ke Bumi, tapi kondisi ini diciptakan sendiri oleh manusia, bahasa populernya "Pemanasan Global".
"Pemanasan Global" 
Pemanasan global atau Global Warming adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi.


Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa, "sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia" melalui efek rumah kaca. Kesimpulan dasar ini telah dikemukakan oleh setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik, termasuk semua akademi sains nasional dari negara-negara G8. Akan tetapi, masih terdapat beberapa ilmuwan yang tidak setuju dengan beberapa kesimpulan yang dikemukakan IPCC tersebut. (Sumber : Wikipedia.com).
Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrem, serta perubahan jumlah dan pola presipitasi. Akibat-akibat pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian, hilangnya gletser, dan punahnya berbagai jenis hewan. Penyebab Pemanasan Global pun menjadi tiga, antaranya :Efek Rumah Kaca, Efek Umpan Balik, dan Variasi motor. (Sumber : Wikipedia.com).
Apakah Anda peduli dengan keadaan ini ? yang jelasnya anda lebih tahu!

Senin, 25 Juli 2011

Kematian (Pesan Singkat dari Tuhan)

Sebenarnya tulisan ini ingin aku posting dari kemarin, tapi keterbatasan waktu untuk menulisnya. Mengenai awal aku ingin menulis tulisan ini adalah akumulasi dari beberapa kejadian yang aku dapat saat itu. Tepatnya tanggal 23 Juli 2011, pagi hari ketika aku tiba di kantor tempat aku kerja. Sebenarnya hanya mendengar, bukan merasakan secara langsung. Tapi berita tentang kematian ini cukup membuat aku prihatin dan sedih, ada rasa simpati kepada orang yang mengalami musibah sepeerti ini.

Saat itu aku sedang duduk dekat meja Sekuriti kantor, saat itu sekuriti kantor merupakan pihak yang mengalami musibah itu, salah satu anggota keluarganya kembali kepangkuan sang Khalik, kabar beritanya cukup mengejutkan karena didapatnya hanya lewat via telpon seluler. Setelah mendengar berita dari hasil percakapan Sekuriti dengan keluarganya, aku pun spontan mengatakan “Innalillahi wa inna ilaihi rajiun”. Kalimat ini mesti dikatakan ketika mendengar dan melihat musibah dari saudara-saudara kita, entah siapa dan bgmn latar belakang keluarganya. Menjelang siang, sebuah arak-arakan lewat yang sedang membawa jenazah, dengan sejumlah kendaraan bermotor dan mobil menguasai badan jalan dan menjadikan kondisi jalan menjadi macet, karena beberapa jalur di kuasai oleh arak-arakan jenazah itu. 

Ada sisi negative dari tingkah pengarak jenazah itu, seperti penguasaan jalanan yang menganggu pengguna jalan yang lain. Menjelang senja hari, saat itu aku sedang asyik menikmati teh gelas dan snack yang aku beli dari kios sebelah. Saat itu aku sedang berada di bengkel milik temanku, cukup jauh dari tempat aku tinggal. Sambil aku menikmati teh dan snack itu, aku juga sedang menelpon adik aku yang berada di papua. 

Setelah beberapa bercerita dengan adik aku. Adzan maghrib berkumandang, aku pun berpamitan dengan adik aku untuk segera pulang ke rumah. Tiba-tiba teman aku, pemilik bengkel itu mengatakan berita kematian dari salah satu dosen tempat kami kuliah dulu. “Inna lillahi wa inna ilihi rajiun”, Simpati, hal pertama yang kulakukan dan terpikir olehku, keinginan tuk segera kembali ke rumah akhirnya ku urungkan. Aku memutuskan untuk ikut melayat setelah sholat maghrib. Beberapa teman yang lain, aku pun berangkat bersama mereka kerumah duka.

Rabu, 15 Juni 2011

Serching Google Tanpa Mengetik

Google mengumumkan aplikasi speech recognition Voice Search untuk browser Google Chrome. Dengan Voice Search, browsing apapun tak perlu lagi mengetikkan kata kunci.

Aplikasi ini bekerja dengan sensor suara, jadi kata kunci itu cukup diucapkan saja, dan browser Chrome akan menampilkan hasil pencariannya.


Teknologi speech recognition sebelumnya telah banyak digunakan pemilik perangkat Google Android, karena mereka merasa mengetikkan kata kunci di keyboard ponsel cukup merepotkan.

Voice Search akan segera muncul, tapi tidak dalam waktu dekat. Kalau aplikasi ini sudah berjalan, coba cek Google.com. Di sudut kotak pencarian ada gambar ikon mikrofon. Anda klik gambar mikrofon itu dan ucapkan kata kunci pencariannya, lalu browser akan bekerja.

Jadi untuk dapat menggunakan aplikasi ini, komputer mutlak memerlukan perangkat mikrofon.

Selasa, 31 Mei 2011

Pidato Pak SBY tentang SMS Gelap

Saudara-saudara, selama dua hari libur, saya menerima tamu dan bertemu dengan banyak sahabat. Kita bicarakan banyak hal termasuk yang beredar di masyarakat, berkaitan dengan pemberitaan yang tidak jelas sumbernya, mengandung fitnah yang sangat keterlaluan.

Kalau bicara fitnah, banyak orang negeri ini yang menjadi korban, saya salah satunya. Selama mengemban amanah melalui pemilu yang sah dan demokratis, saya kira ratusan fitnah datang kepada saya. Selama ini saya memilih diam. Satu kali dua kali manakala fitnah itu keterlaluan, maka demi nama baik dan merupakan hak saya, saya perlu memberi penjelasan.

Banyak saudara-saudara kita di republik ini yang juga sering jadi korban fitnah. Tapi mereka tidak percaya, tidak bisa bicara dan tidak punya ruang. Mudah-mudahan yang saya sampaikan ini bisa mewakili mereka yg selama ini menjadi korban fitnah.

Saudara, sebagai WNI dan kepala negara saya sedih dan prihatin jika ada saudara kita memiliki perilaku menyebar fitnah tanpa beban apapun, tanpa merasakan. Tadinya saya berharap dengan teknologi informasi yang berkembang seperti SMS, Twitter, BB dan semua jenis media online itu bisa meningkatkan kehidupan bangsa. Itu yang harus dilakukan, bukan media itu digunakan untuk menyebarkan fitnah dan pembunuhan karakter, caci maki terhadap siapapun. Bukan cuma saya, tapi siapapun yang jadi korban teknologi informasi dewasa ini.

Saudara, apa yang saya ketahui, fitnah yang dilemparkan oleh seseorang dari tempat gelap sangat luar biasa. Saya katakan dengan bahasa terang, mereka tidak bertanggung jawab, tidak ksatria, pengecut karena tidak menampakkan diri.

Janganlah terus menerus menyebarkan racun fitnah. Muncullah secara ksatria, mari kita berhadapan demi hukum dan keadilan. Itu 1000 persen tidak mengandung kebenaran. Katanya ada mega skandal Bank Century, itu-itu lagi. Disebutkan tindakan saya yang tidak terpuji. Ada lagi dikatakan PD punya tabungan Rp 47 triliun dan demokrat harus menjelaskan. Terbalik logikanya. Dia yang menuduh dia yang membuktikan.

Jangan lakukan sesuatu dengan sembunyi melalui apa yang beredar sekarang ini. Zaman dahulu dengan alasan demokrasi belum mekar, belum ada kebebasan berbicara dan organ kekuasaan negara bisa ambil tindakan. Mungkin orang takut sampaikan pendapatnya. Sekarang tersedia media massa yang mendiskreditkan di antara kita. Ada tersedia dan sah. Silahkan saja, itu bagian dari kebebasan berbicara.

Saya tidak bisa menerima jika cara seperti itu berlangsung di negeri kita. Saya menyeru supaya tidak diteruskan. Saya juga menyeru mereka yang difitnah untuk menggunakan haknya.

Saya ingin menyeru pada masyarakat Indonesia, janganlah negeri ini jadi tanah dan lautan fitnah, tidak akan mencerdaskan bangsa. Marilah kita menjadi bangsa yang benar-benar beradab, civilized. Justru saat ini kita harus menyatukan langkah untuk bekerja bersama meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Sumber ; DetikNews.com

Selasa, 19 April 2011

Kepopuleran (Justin Bieber VS Bom Biadab)

Bagi fanatik Justin Bieber, siap-siaplah untuk merogoh uang sakumu, pastikan tiket untuk menonton idola favoritmu segera kau dapatkan. Justin Bieber akan menggungcang Indonesia lewat aksinya. Justin yang terkenal melalui Youtube akan mendatangi anda di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, 23 April 2011 ini. Pemberitaan akan kedatangan pelantun Baby..baby..oh… ini akan menyita mata publik di Indonesia, walaupun pemberitaannya cukup kontroversial tapi mengenai kejelasan akan kedatangannya dipastikan akan berlangsung tak lama lagi. Sesuai dengan keterangan pihak Promotor “Berlian Entertainment”, yang sudah mengantongi surat izin konser dari Kepolisian.(Sumber :Viva News. Com)
Bom Biadab VS Justin Bieber

1000 Polisi, dikabarkan akan meng-cover wilayah tempat berlangsungnya konser. Dan pastinya dukungan dan keamanan dari beberapa pihak akan menjadi sorotan publik, apalagi kisruh tentang aksi BOM bunuh diri bisa dikatakan telah mulai diselesaikan, walaupun pelaku Bom bunuh diri (Muhammad Syarif) terbunuh dalam aksinya, sungguh biadab, niat jihad tapi di tempat yang salah, dan akhirnya pepatah “Senjata makan tuan” benar adanya.

Waspada merupakan hal yang perlu dilakukan masyarakat, sampai sekarang kita masih buram motif yang ingin dilakukan si Bomber. Kepopuleran yang dimiliki oleh Justin dapat menyita perhatian beberapa pihak, secara bahwa justin adalah idola publik dunia. Dari media A-Z akan memberikan pemberitaan hal kedatangannya. Apalagi di negeri ini sedang demam kepopuleran “Over Actualitation”, walaupun hal itu tanpa kesengajaan, siapa yang tahu nasib seseorang, itu sudah takdir yang digariskan pencipta.

Tapi fenomena Ujian Nasional akan berakhir, sejalan dengan berakhirnya pesta Ujian Nasional, mereka (siswa-siswi) akan terobati dengan aksi sang fenomenal Justin Bieber, siapkah Uang anda..?

Senin, 18 April 2011

Fenomena "Distorsi" di Negeriku

Akhir-akhir ini pemberitaan media makin hangat, sesuai dengan jamannya. Pengaruh teknologi tak luput menjadi pemberitaan juga. Aksi kocak dari Briptu Norman seakan menyita mata seluruh rakyat Indonesia, sebagai Polisi Fenomenal, yang mendadak menjadi artis ibukota, dan menjadi buah bibir masyarakat. Meskipun ditengah kisruh pem-bom-an yang tejadi disebuah masjid Kepolisian di Cirebon.

Siapa yang tak kenal dengan youtube, situs yang menyediakan dan telah banyak memberikan jasa kepada siapa pun, bagi penikmatnya, tak cukup menjadi media informasi tapi malah menjadi media pencari keberuntungan (menjadi bagian dari dunia keartisan). Mungkin anda telah banyak tahu tentang orang-orang yang terkenal melalui dari situs Youtube ini. Apakah anda berminat menjadi bagian darinya?, mencari keberuntungan dengan aksi kocak atau aksi yang aneh dan bisa menjadi buah bibir di dunia maya.

Begitu mudah jalan menuju roma, yah… dengan sedikit merogoh uang yang banyak, anda akan dapat terbang kesana. Seperti ini lah fenomena yang terjadi di negeri ini. Dalam nalarku, semuanya masuk akal dengan uang. Apapun yang terjadi, ujung-ujungnya adalah uang. Masih ingat pemberitaan media tentang Pegawai Bank Fenomenal (Malinda Dee), bayangkan saja berapa uang yang telah dia ambil dari nasabahnya hingga sampai “Milyaran Rupiah”. Jika di ilmiahkan, itu hal yang mustahil bagi saya, tapi cukup menikmati perkembangannya, dengan sedikit kritikan yang menuai Pro dan Kontra, tentang perbuatan anehnya.

Dan dipertengahan bulan ini, aksi-aksi teroris semakin biadab. Dalam tayangan beberapa stasiun televisi “Bom Biadab” kini merajalela, tak tanggung-tanggung mereka menghancurkan fasilitas masyarakat, dan sampai saat ini maksud dari serangkaian aksinya tak dapat diketahui, hanya sebuah penaksiran tentang latar belakang pribadinya bukan pada akar aksinya. Padahal pihak kepolisian telah mebuat badan khusus untuk mengusut hal ini. Yah..percaya saja lah dengan usaha beliau, kita patut meng-apresiasi usaha-usaha beliau-beliau, karenba mereka lah yang lebih berkompeten.

Ditambah lagi aksi-aksi didunia pendidikan ditengah-tengah pemberitaan Ujian Nasional (UN). Bahwa institusi pendidikan yang berkenamaan mengupayakan agar lulusannya menjadi terbaik dan tidak ada lagi yang mengambil paket khusus. Adapun juga kisruh standar kelulusan menjadi salah satu yang menjadi pemicu aksi-aksi ini.

Damainya negeriku, sejahtera saudara-saudaraku, Mungkinkah..! (Jika ini sebuah sikap apatis dari diriku, mudah-mudahan tidak dialami oleh orang lain, tapi bagiku hal ini menjadi pemicu agar pemimpin negeriku mengupayakan yang paling terbaik untuk negeri kita tercinta, less talk more action. Jika mereka (beliau-beliau) paham maksudku, aku akan ikut merubah negeriku menjadi negeri terpandang sejagat raya. Bukan kenaifan, tapi inilah tekadku yang sesungguhnya).

Sabtu, 19 Maret 2011

Aksi - Reaksi (opini)

Maraknya paket bom, saat ini melanda Indonesia. Setelah Masyarakat ditakuti dengan sebuah penggambaran kondisi yang tidak bisa menuai penyelesaian dari beberapa kasus yang muncul di negeri kita tercinta. Isu politik pun menguat menjadi konklusi terakhir dan dijadikan penyebab dari masalah ini.

Paket Bom dalam Bentuk Buku

(foto :www.viva news.com)


Tak cukup perdebatan masalah keyakinan (religi) yang banyak menyita pemimpin kita yang berada di gedung perwakilan rakyat yang sebentar lagi akan direnovasi. Komplit lah akhirnya, apakah paket tersebut adalah bentuk kekecewaan masyarakat bawah atas kondisi negeri kita, ataukah sebuah bentuk perlawanan ?

Gambar Gedung DPR baru, 1,1 Triliun

(foto :www.viva news.com)


Bukan untuk menerka atau memprovokatori , bahwa efek dari perlawanan rakyat di Mesir dan Libya di awal tahun ini menjadi sebuah jawaban. Kembali lagi ke masalah (agama), adalah hal yang perlu dihindari dan diberi garis besar untuk segera diselesaikan. Pemimpin saat ini, terlalu banyak menyelesaikan tapi menambah masalah, kemana kami harus meminta jawaban selain kepada pemimpin kami yang telah kami pilih?

Paranoid , kepada siapa mestinya kami mengaduh, selain kepada mereka (beliau-beliau) disana Kemunculan sketsa wajah pembawa paket bom malah menambah kami menjadi super–paranoid.

Sketsa Wajah Pembawa Paket Bom

(foto :www.viva news.com)


Tuhan, jika ini adalah cobaan terakhir dari-Mu untuk negeriku. Terima kasih…!!

Coretan di Atap Gedung DPR

(foto :www.viva news.com)


Tuhan, jika masalah ini adalah ciptaan-Mu, pasti tidak akan serumit ini pemimpin kami berusaha, Amin…!!

Tuhan, tahu mengapa pemimpin kami menjadikan sila Ketuhanan Y-M-E sebagai Sila Pertama di negeri kami..??

Rabu, 09 Maret 2011

What's on your mind ?


Salah satu hal yang sering kulakukan pada saat on line adalah What’s on your mind ? apa yah…?

Hal ini membuatku bingung, apa yang sedang ku pikirkan, suasana hati pun tak ada, apa yah, untuk menekan huruf di keyboard computer aja susah, hmmm…what’s on your mind……..arghhh…

I have Idea…, adalah membaca status teman-temanku di facebook. Sembari tertawa juga memberikan komentar ataupun menyukai statusnya. Terkadang aneh DENGAN tingkah laku membaca status teman, tapi anggap saja kesenangan atau kah hiburan. Hahhahay...

Mari kita lihat “WHAT’S ON YOUR MIND”

[KEGEMBIRAAN]

...1...

...2...

...3...


[KESEDIHAN]

...4...

...5...


[KE-AMBIGU-AN]

...6...


[HARAPAN]

...7...


[KETAKSESUAIAN]

...8...


[KEMALASAN]

...9...


[KEMARAHAN]

...10...


[OPTIMISME]


...11...

Rabu, 16 Februari 2011

Maudu’ (Perayaan Maulid Nabi Muhammad S.A.W)

12 Rabiul Awal, dalam kalender Hijriyah sebagai hari kelahiran Rasululah Muhammad S.A.W. dalam hari ini, para umat islam merayakan dengan berbagai syukuran atas kelahirannya. Di Indonesia, pada umumnya merayakannya dengan berbagai macam kegiatan, sebut saja arak-arakan dengan berbagai pernak-pernik yang berbau islam. Ada juga melempar koin sebagai wujud syukur dan masih banyak lagi kegiatan untuk merayakan hari kelahiran Muhammad SAW dan telah menjadi kukltur dalam kehidupan bermasyarakat pada tempatnya masing-masing.

Sebagai acara tahunan, masyarakat islam tentunya mengambil hikmah dari sebuah kegiatan tersebut, apalagi yang berhubungan dengan “iman” atau keyakinan akan seorang yang telah menjadi kultur. Atau lebih dikenal sebagai adat yang telah menjadi bagian kehidupan masyarakat tertentu dan apabila ditinggalkan, maka ada sebuah nilai yang telah hilang dalam masyarakat tersebut.

Nilai-nilai adat yang telah melengket pada masyarakat kemudian membawa pengaruh terhadap penyebaran agama Islam di Indonesia, tentunya bagi masyarakat Indoensia dalam merayakan Maulid ini menjadi sebuah kewajiban ("karena adat"). Sebut saja masyarakat di Pangkep, menjadikan hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai bagian dari hari besar selain Idul Fitri dan Idul Adha. Berbagai perayaan yang diadakan, tentunya memiliki nilai-nilai adat, misalanya :
1. Merperkuat Ukhuwah masyarakat Islam
2. Sebagai wadah silaturrahmi dan wujud kesyukuran atas nikmat yang diberikan Allah, SWT.
3. Nilai adat (bahasa Lontarak) masih terjaga, terlihat dari tulisan-tulisan yang digunakan walaupun perkembangan teknologi semakin maju.

“Keunikan Perayaan Maulid” ( Kelurahan Bonto Perak, Pangkep)

Mungkin anda telah banyak melihat acara perayaan Maulid dan pasti mengenal dengan melihat pernik-pernik yang digunakan dalam perayaan tersebut. Dalam postingan kali ini, saya memperkenalkan hajatan Maulid di kelurahan Bonto Perak, Yaitu Maudu’. Maudu’ bagi masyarakat Bonto Perak adalah termasuk perayaan besar yang mesti dirayakan karena wujud sebuah keimanan. Masyarakat menggunakan “Telur” sebagai symbol kelahiran yang dihiasi berbagai pernak –pernik dan berbagai jenis masakan dari hasil pertanian (Tambak & Sawah). Anda dapat melihat foto-foto perayaan Maulid di bawah ini.

Dari foto-foto tersebut, terlihat rangkaian kegiatan dari masyarakat yang sedang memperingati Maulid Muhammad SAW. Mulai dari satu keluarga membawa (Baku’) yaitu wadah yang telah dihiasi telur dan beberapa pernak-pernik dan telah di isi dengan aneka jenis makanan, Baku’ tersebut di bawa kemesjid untuk di doakan (Barzanji), setelah Barzanji dan doa-doa dilakukan keluarga yan telah membawa baku tersebut dipanggil namanya kembali untuk menerima Baku’ yang berbeda. Uniknya Baku’ yang kita terima bukan lagi yang kita bawa ke mesjid tadi, tapi Baku’ keluarga lain yang merupakan wujud sebuah silaturrahmi (sedekah) ke keluarga lain atas Baku’ yang diterima. Terlihat juga Baku’ yang bertuliskan huruf lontarak yang menunjukkan kebudayaan lontarak masih terpelihara.




Jumat, 19 November 2010

Sampai Kapan ?

Hari itu…
Tampak amarahmu…
Hempaskan Murkamu…

Hari itu…
Hijau Bumiku berubah
Buatku menangis, buatku haru
Hanya terpaku bodoh menatapmu
Dari kejauhan…

Hari itu…
Aku menyalahkan DIA
Karena hanya DIA yang punya hendak
Tapi itu EGO sesaat dariku
Dari akalku yang sangat terbatas

Hari ini…?
Entah kapan akhirnya…?
Sujud lantunkan Doa untuk mereka
Kepada-MU memohon
Semoga AMARAHMU usai

Mohon Doa, DOA, DoA…!!!
Untuk saudara kita korban “Gunung Merapi”, “Mentawai” dan untuk Indonesia
“ Peace, Love & Respect”